bayiSebagai makhluk yang sempurna, manusia perlu memahami mengapa kita hidup, untuk apa kita hidup dan kemana tujuan akhir kehidupan tertinggi. Memahami hal ini akan menggiring kita untuk menemukan siapa Tuhan kita sebenarnya. Dengan demikian dalam hidup, kita tidak akan mudah dibelokkan untuk ber-Tuhan kepada kekayaan harta, ber-Tuhan kepada jabatan, ber-Tuhan kepada gelar akademik, ber-Tuhan kepada popularitas dan semua asesories duniawi lainnya. Kita tidak mudah dibelokkan oleh kemilau dan gemerlapnya aksesories duniawi yang menyesatkan, kemudian melalaikan nilai-nilai spiritual yang menjadi pusat gravitasi jiwa dalam setiap langkah kehidupan. Karena pusat orientasi hidup tertinggi yang dapat menyentuh pada kebahagiaan aspek spiritualnya manusia adalah pada hati yang “taqarrub” atau menuju pada sifat-sifat Allah yang Maha Agung yang sudah “built in” dalam diri kita.