Saat berpuasa bukan berarti Anda juga puasa berolahraga. Asalkan Anda memilih jenis latihan yang benar, maka olahraga justru dapat membantu melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh selama berpuasa.

Stretching atau peregangan adalah salah satu jenis latihan yang dapat Anda lakukan. Tak hanya berguna untuk melancarkan peredaran darah, peregangan juga bermanfaat untuk meredakan emosi dan menenangkan pikiran.

Pagi Hari
Jika biasanya Anda dapat meneguk secangkir teh atau kopi hangat untuk menyulut energi di pagi hari, maka di bulan puasa, Anda dapat menggantinya dengan latihan berikut:
1. Peregangan untuk tubuh bagian atas
Sasaran: otot punggung atas, leher dan bahu.
– Duduk, tekuk lutut. Katupkan kedua telapak kaki. Punggung tegak.
– Tarik nafas sehingga tulang punggung terasa memanjang.
– Hembuskan nafas dan letakkan kedua tangan di pergelangan kaki.
– Dengan posisi kepala menghadap lantai, tarik nafas dan hembuskan kembali sebanyak 12 kali.

2. Peregangan untuk tulang punggung
Sasaran: otot punggung bawah, perut dan setiap segmen tulang punggung.
– Berbaring terlentang, tekuk lutut. Jarak kaki selebar pinggul (30 cm).
– Kedua tangan di setiap sisi tubuh (kanan dan kiri).
– Tarik nafas dalam-dalam, rentangkan tangan ke atas kepala.
– Sebelum menghembuskan nafas, angkat pinggul dan punggung sedikit demi sedikit. Rasakan kontraksi otot perut.
– Hembuskan nafas, letakkan kembali punggung dan pinggul secara perlahan-lahan.
– Ulangi 5 kali.

Siang Hari
Ketimbang lesu dan mengantuk lantaran menunggu waktu berbuka puasa yang rasanya tak kunjung tiba, lebih baik luangkan waktu sejenak melakukan peregangan ini. Anda dapat melakukan latihan ini di sela-sela waktu kerja dengan menukar pakaian kerja Anda menjadi kaus dan celana longgar, serta memilih lokasi yang memungkinkan (misalnya: mushola khusus wanita atau ruang ganti pegawai).

1. Peregangan untuk otot kaki
Sasaran: otot kaki
– Berdiri tegak, telapak tangan kiri berpegangan pada dinding atau kursi.
– Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan. Rasakan kontraksi otot dada dan perut, menekan tulang punggung.
– Sambil bernafas, tekuk kaki kanan dan pegang telapak dengan tangan kanan. Lakukan perlahan agar tidak terjadi cedera punggung.
– Perlahan, tarik ujung jari kaki mendekati bokong. Posisi lutut tetap seperti semula.
– Tahan posisi ini selama 30 detik dan ulangi 2 kali.
– Ganti dengan sisi sebelahnya (kaki kiri dan tangan kiri).

2. Peregangan untuk tubuh bagian atas
Sasaran: otot dada dan punggung, serta melepaskan ketegangan.
– Duduk di lantai, tekuk lutut setinggi perut. Jarak kaki selebar pinggul (30cm).
– Pegang belakang lutut.
– Tarik nafas dalam-dalam, dan rasakan tulang punggung yang memanjang.
– Embuskan nafas, rasakan kontraksi otot perut dan dada, menekan tulang punggung.
– Sambil menghembuskan nafas, dorong tubuh bagian atas ke arah belakang.
– Tarik nafas sambil kembali ke posisi semula (punggung tegak). Arahkan pandangan ke pertemuan antara dinding dan langit-langit.
– Ulangi 5 kali.