Apa itu olahraga fisik untuk balita? haruskah anak balita kita melakukan olahraga? Tenang saja, olahraga fisik bagi balita tidak terlalu sulit dibayangkan, karena yang sesungguhnya balita hanya melakukan beberapa gerakan sederhana. Namun, meskipun begitu balita tetap harus diajak bergerak, karena selain berfungsi agar balita sehat, bergerak secara teratur juga untuk mengembangkan motoriknya. Balita hanya membutuhkan gerak tubuh yang sederhana, disesuaikan dengan umur (di bawah 6 tahun) dan kemampuan masing-masing karena setiap anak pastinya memiliki kemampuan yang berbeda.
Ada tiga hal yang harus diperhatikan untuk mengajarkan berbagai gerakan tubuh ini, yaitu ketersediaan waktu, beban atau tingkat kerumitan, dan alur gerakan dari yang sederhana hingga gerakan yang lebih kompleks.
Gerak dalam olahraga fisik yang bisa diajarkan diantaranya; berjalan dengan dua kaki, berjalan dengan sesekali mengangkat tangan atau kaki, berjalan dan berlari secara bersamaan, melompat ke berbagai arah, kombinasi antara berjalan berlari dan melompat, dilanjutkan bergerak dengan alat bantu, melakukan gerakan berdasarkan cerita (senam fantasi) dan gerakan berdasarkan lirik lagu (gerak dan lagu). Semua gerak tersebut bisa dilakukan bergantian antara satu dan dua orang, bahkan berkelompok.
Olahraga fisik untuk umur 2-3 tahun, baru sebatas berjalan, berlari dan melompat dengan satu kaki. Balita umur 4-5 tahun sudah bisa ditambah dengan bola, melempar dan menangkap bola, bersepeda dan berenang. Balita umur 5-6 tahun sudah dianggap bisa mengikuti olahraaga seperti beladiri dan lainnya.